![]() |
| CD Dalam Kontainer di masukin Silica Gel untuk di simpan |
Barang Koleksi adalah merupakan barang-barang 'premium' bagi para kolektor. Kenapa di sebut barang premium? karena memiliki nilai yang tinggi. Di Indonesia, kolektor adalah salah satu hoby yang banyan dimiliki oleh para individu-individu. Dan kolektor-kolektor tersebut juga banyak sekali jenisnya sesuai dengan passion orang yang mengkoleksinya. Koleksi-koleksi tersebut menjadi unik karena memiliki sejarah bagi para kolektor, ataupun yanya sekedar mengumpulkan barang-barang yang di koleksi.
Ada kolektor mobil antik, kolektor piringan CD, VCD , DVD maupun bluray, ada juga kolektor-kolektor yang lain yang lebih khusus seperti kolektor tentang Nike ardilla. Nah ini biasanya sesuatu yang berbau nike ardilla akan dikumpukan, seperti majalah, koran, kepingan CD, kaset pita dan juga filmnya. atau kolektor miniatur mobil dan banyak lagi jenis kolektor kolektor yang lain.
![]() |
| Bentukan Silica Gel |
untuk mendapatkan sebuah barang koleksi kadang-kadang para kolektor harus mengeluarkan uang lebih agar mendapatkan barang yang di buru. Itulah mengapa barang koleksi dapat memiliki harga yang tinggi bahkan tinggi sekali untuk ukuran orang biasa yang menganggap barang biasa.
Ukuran uang kadang tidak menjadi soal selama ia mendapatkan barang buruannya untuk di simpan dan dikoleksi. Seperti halnya koleksi-koleksi CD (Compact Disc) baik CD audio maupun juga VCD film . Saat ini penjualan CD di toko-toko terutama di Indonesia hampir sudah tidak ada, kalaupun ada itu adalah barang stok lama ataupun barang rilisan khusus. Geliat penjualan CD di Indonesai maupun dunia sangat menurun seiring dengan perkembangan jaman dari manual ke digital. Sehingga untuk mendapatkan CD biasanya di peroleh dari toko online ataupun penjualan lewat facebook yang kadang di upload oleh para seller. Sedangkan bagi yang memiliki banyak waktu, masih bisa menuju tempat-tempat barang bekas.
![]() |
| Masukkan ke kontainer jangan lupa tutup rapat |
Untuk mencari CD, VCD, maupun kaset pita yang ada di Jakarta, saya merekomendasikan bagi para pembaca untuk berburu ke Blok M Square, ada beberapa toko CD bekas yang dapat di temui. Kelebihan dari Kios yang ada di blok M square adalah terletak di pertokoan Mall sehingga nyaman saat kita harus memilih barang. Kemudian Para kolektor juga dapat memburunya diJalan Surabaya - Jakarta. Di tempat ini di jual beraneka ragam barang koleksi bekas, salah satunya adalah kaset dan CD-CD. Ada beberapa kios yang dapat ditemui. Selain itu para kolektor juga dapat memburu barang-barang bekas di Jembatan Item yang terletak di Jatinegara. Kalau beruntung mendapatkuan barang yang diburu disini, harganya relatif bersahabat meskipun akhir-akhir ini sudah mulai mengikuti harga yang ada di onlien. Selain tiga tempat tersebut, kolektor juga dapat mencari koleksi di Poncol Senen. Tapi secara tempat tidak senyaman Blok M Square. dari empat tempat ini hukum jual beli ala pasar tetap berlaku, jadi pandai-pandailah menawar agar mendapatkan harga yang miring. Dan harus tahu sedikit barang, karena jangan sampai kaget kalau barang yang di tawarkan beharga tinggi.
Kalau ngomongin kepingan CD harganya kadang-kadang tidak masuk diakal tapi sebagai kolektor biasanya akan di beli juga, demikian juga halnya dengan VCD Film untuk rilisan-rilisan awal biasanya akan menempati harga lebih tinggi dibanding rilisan akhir.
Berkaca dari makin mahalnya harga barang koleksi CD dan sejenisnya namun tidak di barengi dengan upaya untuk menyimpannya dengan baik sehingga mengakibatkan CD yang kita punyai tidka awet, terutama untuk DVD film rilisan lokal, banyak sekali yang mudah root. Tentu saja rugi bukaan kalau harus buang-buang duit.
Nah kali ini saya akan membagikan tips menyimpan koleksi CD/VCD/DVD agar tidak lembab dan berjamur. Hal ini agar umur koleksi yang kita punyai tidak pendek. Namun untuk DVD sendiri meski memiliki formula yang sama, beberapa DVD lokal akan tetap root. Jadi paling tidak kita sudah berusaha agar koleksi yang kita punya tidak lembab sehingga tidak cepat rusak. Hargailah setiap receh yang kita keluarkan untuk membeli koleksi.
Caranya adalah gunakan silica gel yang dapat di beli di toko online. Beli yang berwarna biru, dan dia akan berubah warna ketika sudah tidak kering lagi. Untuk kembali biru dapat di taruh di oven kembali. begitu seterusnya. Belilah silica Gel yang sudah ada kemasannya dalam kotak kecil kecil agar tidak repot saat membaginya. Namun jika mau beli tanpa kemasan kecil juga bisa nanti dikemas ulang sendiri.
Kemudian Media penyimpanan yang di gunakan adalah kontainer penyimpanan CD. karena dari kontainer ini maka akan mudah kedap udara dan kering setelah ada silica gel di dalamnya.
Kemudian bagaimana kalau koleksinya koleksinya ada di lemari yang tertutup kaca? caranya sama tetap gunakan silica gel dengan porsi yang lebih banyak agar terjaga udaranya dan tidak lembab.
Dengan Silica Gel maka kelembaban udaranya dapat diatur agar tetap kering. Jika warna silica Gel sudah berubah maka dapat diganti isiannya.
Selamat Mencoba.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar