Bagi generasi lawas alias jadul terutama yang tinggal di Banyumas dan sekitarnya, pada masa kecil tentu masih ingat jajanan-jajanan jadul seperti kembang gula. Ada banyak sekali jajanan kembang gula pada pertengahan 80an hingga 90an yang tentu saja masih diingat. Kembang Gula unyil , Strong cap Kresna, Kembang gula cecek, dan juga Davos. Merek Davos juga ada dua kemasan yang hingga saat ini masih belum berubah kemasan. Yaitu kemasan kotak warna hijau dengan permen mint warna putih yang tidak begitu pedas. Permen ini cocok untuk yang tidak kuat pedas. Dan satu lagi Davos dengan kemasan biru dengan bentuk tablet yang agak besar.
Pada masa kecil, permen Davos kemasan biru tergolong pedas sekali rasanya dan kadang kuat untuk memakannya. Davos Pepermint seperti itulah yang ada dalam kemasannya, ini di produksi oleh PT. Slamet Langgeng - Purbalingga.
Sejak saya kecil permen Davos biru memiliki kemasan yang sama hingga sekarang saya sudah menua dengan kemasan yang belum berubah. Menemukan kembali permen ini serasa terlempar kembali ke era akhir 80an saat saya masih bersekolah di bangku SD. Saat itu harga Davos biru sebesar 100 rupiah, harga yang sangat mahal untuk ukuran saya yang kadang-kadang di beri uang jajan 25 perak. Biasanya bisa membeli permen Davos saat ada "tanggapan" di desa seperti lengger , wayang maupun kuda lumping. Karena kalau ada tanggapan biasanya akan mendapatkan uang minimal 100 rupiah, jumlah yang cukup besar untuk saat itu yang semangkuk soto pak Badri yang terkenal masih dengan harga 100 rupiah.
Setelah sekian lama berada di perantauan dan kembali ke desa, menemukan Davos menjadi suatu rasa kangen yang luar biasa, dan menyempatkan untuk membeli sebagai oleh-oleh. Meski dengan usia setua ini rasa Davos sudah tidak pedas lagi seperti rasa yang dulu, namun kemasannya yang tidak berubah hanya di bedakan di logo halalnya saja menjadikan rasa nostalgia itu kian berasa.
Permen Davos masih dapat di beli di toko-toko sekitar Banyumas, Banjarnegara, purbalingga dan sekitarnya. Ada yang kangen?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar