Teh merupakan minuman yang cukup di gemari. Berbicara masalah teh maka kita akan berbicara tentang sebuah kenikmatan luar biasa terutama bagi penggemar teh. Penyajian teh di lakukan dengan cara menyeduhnya dengan air panas untuk di jadikan sebuah minuman setelah berubah warna. Perubahan warna ini dipengaruhi oleh jenis teh yang di gunakan. Ada teh hitam, yang biasanya lebih pekat, teh hijau dan juga teh putih.
Teh terbuat dari daun teh yang di keringkan dan diramu dengan tambahan rempah yang diinginkan. Untuk menambah keharuman teh, biasanya ditambahkan dengan bunga melati atau juga di kenal dengan teh melati atau Jasmine Tea. Teh sendiri memiliki beragam jenis seperti Teh hitam, teh hijau, dan teh putih. Daun teh di hasilkan dari tumbuhan teh yang biasanya tumbuh di dataran tinggi. Namun demikian seiring berkembangnya jaman, teh tidak melu dari daun teh tapi sudah beragam teh yang dibuat seperti teh rosela. Meski tanpa kandungan daun teh, namun teh rosela tetap saja di katakan teh.
Di Indonesia teh yang paling poluler adalah teh melati yang sering di konsumsi sehari-hari. Teh melati ini dibuat dari ekstrak daun teh dengan ditambahkan bunga melati sehingga memiliki keharuman yang khas. Namun demikian meskipun sama-sama teh melati, produksi dari satu pabrik dengan pabrik lain yang memiliki merek berbeda biasanya akan menghasilkan rasa yang sedikit berbeda. Rasa antara merek yang satu dengan yang lain ada sedikit perbedaan baik dari keharuman tehnya maupun melatinya.
Untuk membuat teh, sekarang tidaklah repot karena sekarangpun terlah banyak tersedia teh celup yang cukup hanya dengan air panas di cangkir dan ditaruh teh celup didalamnya. Tidak perlu repot lagi karena tidak meninggalkan ampas teh. Cukup praktis. Namun kalau menurut saya sendiri teh celup tidaklah senikmat teh yang dibuat sendiri dengan menggunakan teh tubruk.
Nah kali ini saya akan berbagi resep cara membuat teh tubruk yang harum dan nikmat. Teh tubruk ini saya buat dari racikan beberapa teh dari merek lain yang di campur menjadi satu.
Sebenarnya sih tidak mutlak harus teh ini yang di campur tapi kali ini saya akan meracik minuman teh tubruk yang harum untuk di nikmati baik pagi siang maupun malam.
Tiap-tiap merek biasanya memiliki karakter yang berbeda meski itu adalah sama sama teh melati. Pada kesempatan kali ini saya akan meracik teh dari percampuran :
1. Teh Cap Botol kemasan Hijau
2. Teh Poci kemasan Biru
3. Teh 2 Tang kemasan Hija
4. Teh Cap Dandang Kemasan Hijau
Dari ke 4 merek tersebut kemudian kita campur dalam satu wadah dan di aduk-aduk hingga merata. Setelah semua tercampur maka kita mulai memasak air hingga mendidih.
Dan siapkan teh yang akan di seduh kedalam sebuah wadah seperti teko maupun gelas besar. Setelah air mendidih maka tuangkan air kedalam wadah yang sudah berisi teh. Banyaknya teh tergantung selera ya. Kemudian kita tutup dan menunggu hingga daun-daun teh turun kebawah.
Kenapa menggunakan air mendidih, agar di hasilkan teh yang maksimal mulai dari keharumannya hingga warna teh yang kita inginkan. Setelah daun teh mulai turun dan tidak mengambang, maka teh dapat kita sajikan setelah terlebih dulu menggunakan saringan agar daun teh tidak tercampur ketika dituangkan di cangkir atau gelas.
Kemudian kita tes warna, kalau misalnya masih kelihatan terlalu pekat maka dapat ditambahkan air lagi. Teh siap di hidangkan dan di nikmati. Dari hasil racikan tersebut, menghasilkan aroma teh yang harum dengan kekhasan daun teh yang alami. Tidak sia-sia untuk mencampur teh tersebut.
Teh dapat di nikmati dengan atau tanpa gula sesuai dengan selera.
Secangkir teh siap diminum dan sangat cocok untuk menemani hidangan seperti pisang goreng. Teh juga dapat di minum ketika kita makan. Bagi yang selera dingin tentu harus menunggu teh mendingin untuk kemudian diminum. Sedangkan bagi pecinta teh, rasa panas teh menjadi daya tarik tersendiri untuk di sruput.
ada yang tertarik minum teh dengan racikan teh seperti diatas? silahkan di coba. Di kemudian hari mungkin saya akan membuat racikan teh dengan kemasan lain yang berbeda.
Selamat mencoba


Tidak ada komentar:
Posting Komentar